rindu sahabat

Sahabat seperti bintang, walau jauh, tapi tetap bercahaya. Meskipun kadang menghilang, tapi sebenarnya dia tetap ada di tempatnya. Dia tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa dilupakan. Dia selalu di hati.
Sahabat bisa marah, tapi tidak bisa membenci. Sahabat bisa menangis, tapi kadang tak bisa melihatmu menangis. Sahabat bisa saja diam, tapi akan bertindak cepat saat kau disakiti.
Sahabat adalah dorongan ketika kau hampir berhenti, petunjuk ketika kau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika kau berduka, memapahmu ketika kau hampir tergelincir, dan mengalungkan butir – butir mutiara doa padamu…
Sahabat adalah tangan panjang Allah yang akan setia mengasihi, meski di saat raga tak di sisi. Ia adalah Kelembutan Sang Maha Lembut di mana ia tak hanya mendengar kata-katamu, tapi juga kata hatimu.
Rabbi, jagalah sahabatku dalam agama-Mu. Kuatkan pijakan kakinya dijalan-Mu. Kuatkan jasadnya dengan rahmat-Mu. Kuatkan ruhnya dengan kecintaan padaMu. Buatlah dia tersenyum sampai kelak ke Surga-Mu.

Iklan
Categories: Jejak Pelangi | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: