Membuat Passport di Solo

First, sy mau share cara membuat passport di Solo.

Alhamdulillah, bulan Maret-April lalu sy berhasil merealisasikan niat untuk membuat passport. Bicara niat, sebenarnya sejak suami berangkat Februari 2012 lalu sy sudah berniat membuatnya, hanya saja si-M *males* masih berhelayut. Akhir tahun lalu sy membulatkan tekat untuk menseriusi, tapi melalui jasa perantara dari Internasional Office di kampus. Mencari info sudah, melengkapi berkas pun sudah,, tapi lagi-lagi males untuk mengumpulkan -_-  Saat sudah mengumpulkan, sy mendapat kabar bahwa Bapak yang mengurus sedang sakit sehingga akan terpending lama.
Akhirnya sy niatkan untuk mengurus sendiri..meski sy pikir akan repot bolak balik dan sering izin dari kantor. *Alasan ingin menggunakan jasa IO adalah sy hanya perlu 1 kali ke imigrasi untuk foto, sedang kalau mengurus sendiri perlu 3 kali datang*

Siang itu sy izin setengah hari dari kantor. Berbekal persyaratan sebagai berikut, sy menuju kantor imigrasi Solo. Awalnya sy tidak tahu di mana letak kantornya, hanya tahu di daerah Colomadu. Sy susuri jalan utama, sampai ketemulah kantor di kanan jalan setelah hotel Narita (dari arah Manahan), tepatnya di Jalan Adi Sucipto no. 8 , Colomadu. Mungkin selama ini tidak terlihat karena kantor hampis selalu ramai, parkir penuh kendaraan sehingga papan nama instasi tidak terlihat. Kantor buka Senin-Kamis jam 08.00-16.00 dipotong istirahat jam 12.00-13.00, dan hari Jumat jam 08.00-15.00 dipotong istirahat jam 11.00-13.00.

Persyaratan yang dibutuhkan antara lain :
1. fotocopy KTP
Fotocopy tidak dipotong (atas bawah) dan diperbesar. Kalau salah, akan diminta fotocopy lagi di koperasi di bagian belakang. Oya, KTP asli perlu dibawa untuk keperluan pengecekan dokumen.
2. fotocopy KK
3. fotocopy akte kelahiran/ ijazah/ surat nikah/ surat baptis
Kalau ada semua boleh dilampirkan semua
4. Surat rekomendasi dari instansi
Share aja, sy sempat ditolak karena tidak ada surat rekomendasi dari kantor. Awalnya sy nekat tdk membawa karena menurut pengalaman teman2 tidak harus ada rekomendasi semacam ini. Tapi, karena di KTP tertulis pekerjaan sy adalah Pegawai Swasta, diharuskan ada surat rekomendasi semacam ini. Sok atuh dicek KTP-nya..paling aman memang pekerjaannya Ibu Rumah Tangga, hehe. Karena status pelajar/ mahasiswa pun akan dimintai surat rekomendasinya. Sy sempat bertanya, bagaimana dengan pegawai yang sudah resign? Kata petugas, tetap harus ada, sifatnya menerangkan bahwa yang bersangkutan pernah bekerja di instansi tersebut.
Surat ini ditujukan ‘Kepada Kepala Kantor Imigrasi Surakarta’, perihal permohonan ‘Pembuatan passport’.
Oya, boleh juga rekomendasi berasal dari travel agen.

5. Passport lama –> bagi yang akan mengurus perpanjangan passport

2013-02-11 13.31.35

*Capture persyaratan dari map pendaftaran*

Selanjutnya, datang ke resepsionis untuk mendapatkan form dan map putih untuk meletakkan berkas. Setelah form terisi, kembali ke resepsionis untuk mendapatkan nomor antrian.
Formulir :

2013-02-11 13.31.24

Map putih:

20130408_132057Nomor antrian

2013-02-11 13.31.42

Lalu menunggu antrian untuk pengecekan dokumen. Bisa datang lebih pagi agar tidak antri terlalu lama. Sy sampai kantor imigrasi sebelum jam 8 dan mendapat antrian nomor 85.

Sekitar jam 10 sampailah giliran sy untuk cek dokumen. Setelah semua lengkap, kita akan mendapat jadwal untuk foto dan wawancara, kira-kira 2 hari kemudian. Sy datang hari Selasa dan jadwal foto hari Kamis.

************
Hari Kamis sy datang pagi-pagi, menuju bagian belakang gedung (ruang yang berbeda dengan saat memasukkan berkas), mendapat antrian nomor 3. Oya, di sini ada 2 karcis, satu kita bawa dan satu dibawa petugas untuk ditempelkan di map (untuk mengurutkan berkas). Sampai pada nomor urut, sy membayar di kasir, kemudian foto dan scan sidik jari. Setelah itu, kita diminta menunggu sebentar karena ada sedikit wawancara dan pengecekan dokumen. Wawancaranya seputar tujuan kita membuat passport, perkiraan keberangkatan, dan beberapa hal terkait dokumen kita. Jika semua clear, kita diminta tandatangan dan menyerahkan kuitansi. Kuitansi akan distempel dan ditulis jadwal pengambilan passport. FYI, besarnya biaya pembuatan passport adalah Rp 255.000,- .

*************
Hari Selasa passport sy jadi. Pengambilan dimulai pukul 13.00 di ruangan di mana kita mengambil antrian untuk foto (gedung belakang). Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil, cukup menunjukkan kuitansi dan menuliskan nama di buku pengambilan. Pengambilan bisa diwakilkan.

20130529_133304

FYI, bisa pula mengurus visa online, yaitu mengisi form aplikasi dan melampirkan data yang dibutuhkan dengan mengikuti petunjuk pada menu layanan paspor online di web imigrasi.

 

Iklan
Categories: Jejak Pelangi | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: