Pengalaman Membuat Visa Korea

Selanjutnya sy akan share tentang pembuatan Visa Korea Selatan (Republic of Korea).

Setelah pembuatan passport selesai, sy mengabarkan pada suami dan iseng *plus merengek* agar membolehkan sy menyusulnya tanpa syarat lulus dulu. Sebenarnya wacaa ini sudah sering sy sampaikan, tapi selalu berhasil dimentahkan. Namun entah kenapa, suami membolehkan dan meminta segera mengurus visa, syukur-syukur bisa ke Korea bareng ibu temannya yang akan berangkat 3 Mei. Antara bersyukur dan khawatir kalau-kalau suami berubah pikiran, segera sy urus persyaratannya.

Sebenarnya dulu sy ikut ribet saat suami mengurus kelengkapan aplikasi visa dan mengurus sendiri ke Jakarta. Saat itu sy berpikir, ribet sekali ketika harus ke Jakarta dan balik ke Solo sebelum berangkat karena sy belum mengurus cuti dan beberapa hal lain. Akhirnya sy coba mencari biro perjalanan yang menawarkan jasa pembuatan visa. Pilihan jatuh pada Nusantara Tour & Travel, yang setelah muter2 akhirnya sy temukan juga kantornya, di Jl Urip Sumoharjo no 5, kanan jalan tepat sebelum Pasar Gedhe dari arah Panggung. Sy tanyakan apa saja syaratnya, dan diberi brosur seperti ini
20130412_114251

20130412_114305

20130412_114318
Segera sy siapkan fotocopy KTP, fotocopy KK, fotocopy akta kelahiran, fotocopy surat nikah, passport, Foto 4×6 dengan background putih, dan mencari surat keterangan dari bank, sambil menunggu invitation letter & berkas-berkas yang akan dikirim suami via email. Surat bak sy menggunakan Bank Muamalat, mengurus di capem Palur membutuhkan waktu 1×24 jam dan biaya Rp 50.000,-.
Entah bagaimana awalnya, sy belum mantap apa benar agen bisa menguruskan visa untuk sy. Sy pun kembali ke kantor agen dan menanyakan tentang masa berlaku visa, mereka menyampaikan hanya bisa membatu mengurus aplikas visa untuk masa tinggal maksimal 30 hari dan masa berlaku 90 hari. Karena yang sy butuhkan adalah visa tinggal (menetap), sy disarankan untuk mengurus sendiri ke Jakarta. Ketika hal ini sy sampaikan suami, suami meminta sy untuk menghubungi Kakak Ipar di Bogor agar membantu menguruskan, karena temannya pernah ada yang tidak datang sendiri ke Kedutaan tapi diuruskan saudaranya. Sy pun browsing, namun kebanyakan mereka mengurus sendiri. Untuk memantapkan, sy telfon kantor Kedutaan (021-29922500) dan mendapat jawaban bahwa pelamar tidak harus datang sendiri, boleh diwakilkan, namun jika diperlukan wawacara pelamar tetap harus datang. Selanjutnya, sy kirim berkas ke Bogor dan menunggu kabar selanjutnya.

Hari Senin, 22 April, kakak ipar memasukkan berkas dan mengabarkan bahwa hari Jumat 26 April sudah bisa jadi. Selama menunggu, sy mempersiapkan beberapa hal untuk keberangkatan, namun  baru akan membeli tiket ketika Visa sudah beres. Dan saat itu, di hari Rabu, sy mendapat kabar bahwa ibu fix masuk rumah sakit karena luka di kakinya sudah infeksi dan harus operasi (pekan sebelumnya baru periksa ke RS). Sy pun segera pulang ke Magelang, menunggu ibu operasi di hari Kamis, dan kembali ke Solo pada hari Jumat. Hari Sabtu, saat sy akan pulang ke Magelang lagi, kakak ipar mengabarkan bahwa pihak Kedutaan menanyakan Kartu Keluarga (KK) sy dan suami. Sejak menikah, kami memang belum mengurusnya, sehingga KK sy masih ikut KK orang tua, demikian juga KK suami. Kami pun mendiskusikan bagaimana baiknya, sampai pada kesimpulan besok Senin kakak ipar akan menghubungi kedutaan dan menceritakan kondisi sy. Senin pagi sy balik ke Solo, dan kembali mendapat kabar kalau KK tetap diminta mengusahakan.  Saat itu sy bimbang, apakah akan melanjutkan atau menyerah dan mengurungkan niat mengurus visa, mengingat betapa lama dan rumitnya mengurus KK..harus cabut mutasi dan mengurus di kota lain.
Akhirnya sy bulatkan tekad mengurus KK. Pertengahan Mei KK selesai dan alhamdulillah tidak ada hambatan yang berarti ketika mengurus visa lagi. Thanks a lot for my brother n sister yang telah rela bolak-balik ke Kedutaan dan sempat bertengkar denga petugas di sana ^^

**********************
Beberapa hal yang sy rasa penting untuk diperhatikan :
1) Kantor pelayanan aplikasi visa Korea Selatan adalah :

  • Alamat : The Plaza Office Tower, Lt. 30 Jl. H.M. Thamrin Kav.28-30, Jakarta Pusat 10350
  • Tel : 62-21-2992-2500
  • Fax : 62-21-2992-3131/3044
  • E-mail : koremb_in@mofa.go.kr
  • Jam Kerja : 08:30-12:00, 13:30-16:30

2) Jam memasukkan berkas visa adalah sebelum makan siang, sedang pengambilan visa dilayani setelah makan siang

3) Sebenarnya, ada penjelasan resmi terkait persyaratan aplikasi visa Korea, mengingat persyaratan yang dibutuhkan berbeda-beda disesuaikan kebutuhan, apakah untuk studi, bekerja, wisata, menetap, dsb. Informasi resmi bisa diakses di sini.
Namun secara umum, yang dibutuhkan adalah:

  1. Passport,  masih berlaku minimal 6 bulan
  2. Fotocopy KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Ijazah pendidikan terakhir, surat nikah
  3. Surat keterangan/ rekomendasi dari instansi (untuk dinas), surat tugas, atau surat undangan dari saudara/ keluarga di Korea
  4. Foto berwarna ukuran 4×6 dengan background putih
  5. Fotocopy rekening koran atau buku tabungan dalam 3 bulan terakhir -> kabarnya sih untuk memastikan kita tercukupi kebutuhannya di negara orang
  6. Surat Referensi Bank
  7. Tiket pesawat/booking itinerary dan rangkaian perjalanan wisata -> untuk visa wisata
  8.  Bukti reservasi tempat menginap di Korea -> bisa tercover dengan surat undangan dinas/ dari keluarga di Korea
  9. Form aplikasi, bisa diunduh di sini.

4) Lama pegurusan 4 hari kerja,  biaya pengurusan USD 30 (saya kemarin Rp 280.000,- untuk jenis F3, masa berlaku 90 hari)

Iklan
Categories: Cerita dari Korea, Jejak Pelangi | Tag: , , | 11 Komentar

Navigasi pos

11 thoughts on “Pengalaman Membuat Visa Korea

  1. Ping-balik: Mengurus Kartu Keluarga (KK) Baru | Bermakna karena Bermanfaat

  2. anni

    mbak, klo kita ngurusin visa korea teman, ga da hubungan sodara, apa bisa? apa harus yang se-KK (hubungan saudara) baru bisa nitip?rencana sy cuma visa turis aj. makasi

    • bisa mba. Kmrn sy diuruskan Kakak ipar, kita gak se-KK. Setau sy kalau visa turis lebih mudah, bisa juga lewat agen (tour/travel yg menawarkan jasa pembuatan visa turis)

      • putri kumoro

        Mbak saya jg akan urus visa menetap sy tinggal dijogya n suami warga korsel trz apkah sy jg hrs menyertakan kk saya krn kk msh ikut ortu or cukup yg dr korsel aj? N apakah jg butuh rekening koran? Trimksh mbak sblmnya.

      • setau sy kalau kita ke sana dengan undangan dari suami, kedutaan mensyaratkan adanya KK mba & suami (KK baru), sbg bukti hubungan keluarga pihak yg mengundang dg yg diundang.
        Kalau rekening koran ndak harus ada, asal ada yg menjamin atas pemenuhan kebutuhan hidup selama kita stay di sana.
        Atau bisa coba telp kedutaan dulu, 021 29922500. Gudlak 🙂

  3. Salam. Mba jadi F3 cuma dikasih 3bulan? Saya mau apply untuk suami saya.

  4. hasnadyana

    Assalamu’alaykum wr.wb.
    Mbak sy juga mau mengurus visa F3 utk menemani suami yg sedang studi S2.
    Sy sudah sampai jakarta dari jogja, kasusnya sama KKnya masih ikut orangtua, akhirnya pulang ngurus dulu.
    ini mau apply lg. Kira2 dari kedubes acc tinggal berapa lama ya mbak? sy masih banyak bingungnya, kalau boleh sy minta alamat email utk tanya2 boleh?
    terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: