Repost: Seribu Hari Pertama Kehidupan

Resume Materi Kuliah WhatsApp Grup Rumah Main Anak
Hari, tanggal : Kamis, 17 September 2015
Judul Materi : Optimalkan Gizi si Kecil di 1000 Hari Pertama Kehidupannya
Nama pemateri : Pramitha Sari, S.Gz, Dietisien, M.H.Kes.
Nama peresume: Julia Sarah, S. Hum

Assalamu’alaikum ibu2 yang luar biasa… hari ini saya diberi amanah untuk membahas tema kesehatan. Yaitu tentang seribu hari pertama kehidupan (SHPK).
Seribu hari yang dimaksud disini adalah seribu hari pertama kehidupan, yaitu 270 hari selama didalam kandungan dan 730 hari sisanya adalah masa 2 tahun pertama pasca lahir atau biasanya disingkat BADUTA alias bawah dua tahun.
Kenapa SHPK menjadi penting? Karena masa-masa tersebut adalah masa-masa terpesat dalam pertumbuhan dan perkembangan seluruh organ dan sistem tubuh manusia. Pada saat didalam kandungan, hasil dari pembuahan sperma dan ovum yang disebut zygot membelah sel-selnya untuk menjadi organ tubuh yang mendukung kehidupan menjadi manusia seutuhnya. Dalam tumbuh kembanganya zygot yang kemudian berkembang menjadi fetus atau janin membutuhkan nutrisi yang cukup melalui plasenta ibunya.
Pertumbuhan dan perkembangan ini memerlukan asupan gizi dari ibu, baik yang dikonsumsi ibu maupun yang berasal dari mobilisasi simpanan ibu. Bila pasokan gizi dari ibu ke janin kurang, janin akan melakukan penyesuaian, karena janin bersifat plastis (mudah menhyesuaikan diri). Penyesuaian tersebut bisa melalui pengurangan jumlah sel dan pengecilan ukuran organ dan tubuh yang lebih kecil, agar sesuai dengan terbatasnya asupan gizi.
Kemudian setelah lahir dan menjadi bayi, sifat plastisnya masih terbawa hingga ke alam dunia. Kita tahu bayi adalah makhluk yang paling cepat belajar dan menyesuaikan diri. Jika dalam masa 2 tahun awal asupan gizinya kurang maka tubuhnya lah yang akan beradaptasi dengan lingkungannya. Sayangnya dalam masa SHPK jika terjadi malnutrisi atau kekurangan zat gizi maka efeknya akan bersifat permanen. artinya bila perbaikan gizi dilakukan setelah melewati kurun seribu pertama kehidupan,tingkat keberhasilan perbaikannya relatif lebih kecil, sebaliknya bila dilakukan pada masa SHPK terutama saat didalam kandungan, maka efek perbaikannya lebih bermakna.
Perubahan permanen inilah yang menimbulkan masalah jangka panjang. Mereka yang mengalami kekurangan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan, mempunyai tiga resiko:

1) resiko terjadinya penyakit tidak menular/degeneratif, tergantung organ yang terkena dampaknya.
2) bila otak yang terkena maka akan mengalami hambatan pertumbuhan kognitif, sehingga kurang cerdas dan kurang kompetitif; dan
3) gangguan pertumbuhan tinggi badan, sehingga beresiko pendek/stunting.
Keadaan ini ternyata tidak hanya bersifat antar-generasi (dari ibu ke anak) tetapi bersifat trans-generasi (dari nenek ke cucunya).

Hadeuh… serius banget ya pembahasannya?
Tarik nafas dulu yuk… relax sebentar sambil pijit2 kepala yang cenat cenut💆

Itu tadi materi soal ada apa dengan 1000 hari an…
Berikutnya pembahasan yang direquest oleh admin adalah soal eating behaviour…
Sedikit saya singgung disini, eating behaviour merupakan salah satu pendidikan anak usia dini yang juga penting selain stimulasi motorik halus, kasar dan lain sebagainya..
kalau pembahasan soal behaviour ibu-ibu psikolog lebih jago pastinya…
karena terkait soal makaaaan maka saya bahas sebisanya ya

Gerakan Tutup Mulut
diantara penyebab GTM adalah masalah klinis dan non klinis. Klinis jika terjadi akibat penyakit atau rasa sakit yang dialami anak. Non klinis disebabkan oleh ketidak sesuaian selera anak dengan masakan ibunya. Diantara penyebab klinis adalah penyakit Anemia Defisiensi Besi. Tentang ADB ini saya tulis terpisah.

Makan sambil duduk dan diemut.
kalau soal ini bab nya adalah tentang pembiasaan. Bagaimana caranya agar anak tidak makan sambil jalan2 atau digendong dan tidak diemut tentu berbeda-beda caranya antara satu ibu dengan ibu yg lainnya. Istilahnya syarat dan ketentuan berlaku lah ya.
Dalam hal mendisplinkan anak, tidak hanya soal makan pasti tiap ortu punya polanya sendiri nah itu juga yg menjadi guideline dalam eating behaviour. Kalau memang maunya anak makan sambil duduk ya jangan pernah nyuapin anak sambil jalan2 😉
biasakan dan berilah contoh makan di meja makan bersama dalam suasana gembira. Atau nggak perlu meja makan juga sih. Yang penting anak tahu oh kalau makan itu ya disitu.
Terus kalau soal ngemut gimana?
Sependek yang saya amati kenapa anak ngemut? Karena dibiasakan oleh pengasuh (ortu/keluarga/ART) untuk ngemut sejak awal ia belajar makan. Misalnya dibiasakan nyuapin anak sambil nyambi kerja yang lain. Anak dibiasakan makan sambil nunggu pengasuhnya mengerjakan tugas lain sehingga dia tidak bersegera menghabiskan makanannya. Kalau sudah terbentuk kebiasaan mengemut maka saran dari banyak ibu lainnya ajak anak untuk mengunyah sambil ibunya bernyanyi bukan sambil dibentak atau dimarahi…

Oke ibu2 yang dahsyat kita lanjutkan pembahasannya dengan diskusi yaaaa.

Salam hangat,
Pramitha Sari

***

Tanya Jawab :

1. Tanda kecukupan gizi anak itu apa?
(Latifah, Jakarta, 10m27d, RMA 1)
2. Assalamualaikum wr wb, indikator apa yang dapat kita pakai untuk melihat apakah 1000 hari pertama anak terpenuhi atau tidak?terimakasih.
(Yuli, Bandung, 3 tahun dan 9 bulan, RMA1)
Jawab : Karena Pertanyaan 1 dan 2 hampir sama, saya jadikan satu aja ya…
Bisa dicek pakai growth chart yang bunda2nya miliki. Kalau anak Indonesia insyaaAllah pakai KMS terbitan depkes cukup.

3. Mb pramitha..tmksh atas sharingnya.
Sedikit curhat, Hamdan tumbuh gigi usia 11 bln. Hamdan ga mau makan sejak usia 10 bln. Ga mau makan disni, tdk sprti ketika usia nya msh 6-9 bln. Dari tekstur bubur sampai semi kasar dan kasar, dia emoh. masuk 3 suap sendok kecil itu sudah alhamdlh.
Sejak awal mpasi sy sdh membiasakannya makan sambil duduk dan tdk lbh dr 30 menit. Ketika GTM terjadi, sy akhirnya coba gendong. Dia pun tetap mingkem. Sampai konsul k dokter sp.anak,Hamdan dblang gizi buruk krn usia 1 th Bb nya msh 7,7 kg. Dari berat lahir 3,3 kg. Idealnya setahun Bb nya sdh 9 kg an. Oleh dokter saya disarankan kasih Hamdan sufor :|. Tapi saya msh berjuang utk tdk memberinya sufor, tapi memperbaiki makannya. Sdh lbh dari 3 bln sy hampir frustasi. Saya coba menu sana sini, pakai gula garam sudah juga. Makan dg suasana berbeda dan menyenangkan sdh coba saya lakukan, nyuapin dg wajah berseri jg sudah.. Tapi sampai depan mulutnya dia melengos 😭. Sakit tak terhingga rasanya, menyesakkan dada 😰. Pertanyaan saya, apa lagi yg perlu saya upayakan spy Hamdan mau makan? 😭😭
(Iis, Semarang, Hamdan 11bulan, RMA1)
Jawab: Bundanya hamdan, maaf ya mbak saya tanya balik, sudah pernah cek Hb nya hamdan? Ada korelasi antara GTM dengan ADB. Terkait ADB akan saya jelaskan di bawah yaa.

4. Assalamualaikum mba Mitha, materi yg pas bgt.. Pagi td testpack ternyata positif, alhamdulillah mau ngasih adik utk Zahra.. Mohon doanya yaa semua 🙏😄
Yg mau sy tanyakan, gmn sih takaran yg pas utk memenuhi kebutuhan gizi selama Hamil? Krn hamil yg pertama cenderung ga suka makan terbukti Zahra lahir bbnya kecil dan smp skrg susah makannya.. Apakah ada pengaruh kl hamil ibunya g doyan makan anaknya jg jd susah makannya? Jazakillah mba Mitha utk jwbnya 🙂
(Evita_Surabaya, RMA1)
Jawab: Mbak evita saya belum nemu jurnal yang membuktikan secara ilmiah adanya korelasi antara bumil susah makan sama anak yang dilahirkan jadi susah makannya 🙂 Seperti yang sudah saya sampaikan di atas GTM ada yang klinis dan non klinis. Kalau bumil susah makan menyebabkan Hb rendah dan melahirkan anak dengan Hb rendah hingga akhirnya menunjukkan gejala GTM yang kronis itu mungkin.

Nah sekarang gantian saya yang tanya… ibu2 yang menghadapi balita GTM kronis ada yang sudah cek darah untuk mengetahui kadar Hb putra/putrinya?

Anemia Defisiensi Besi merupakan masalah defisiensi zat gizi yang paling sering terjadi pada anak di seluruh dunia, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh penderita. (Windiastuti, 2013) Nah itu tadi definisi umumnya ya mom, terus emang apa pentingnyua sih si zat gizi mikro ini dalam tubuh kita? Fungsi zat besi yang paling utama adalah untuk perkembangan sistem syaraf. Kekurangan zat besi sangat mempengaruhi fungsi kognitif, tingkah laku dan pertumbuhan seorang bayi. Selain itu zat besi juga merupakan sumber energi bagi otot sehingga mempengaruhi fisik dan kemampuan bekerja. (Windiastuti, 2013)

Oke, tadi udah dijelasin beberapa fungsi zat besi. Selain itu apa lagi? Zat besi memberikan peran besar dalam pembentukan sel darah merah. Sedangkan sel darah merah berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh organ tubuh termasuk otak. Selain itu zat besi juga berperan dalam ketahanan tubuh. (Sjakti,2014)

Lah terus gimana donk tahunya bayi kita kena ADB? Kalau pengalaman bundanya Syauqi sih waktu itu si bayi Syauqi Gerakan Tutup Mulutnya parah banget, bener2 susah disuruh maem deh pokoknya. Udah gitu berat badannya nggak naik-naik selama lebih dari 3 bulan. Jadi, waktu bunda ngecek KMS dan tersadar kalau beratnya cuma main jungkat jungkit alias naik turun disitu2 aja, langsung deh ngerasa kayak denger suara alarm. Akhirnya dengan segenap kekuatan jiwa dan raga, dibawalah Syauqi, waktu itu umurnya 11 bulan ke laboratorium klinik untuk diperiksa darahnya. Bunda Syauqi pilih pemeriksaan darah lengkap untuk cek hemoglobin dan teman2nya. Betapa shocknya bunda ketika lihat Hb nya Syauqi cuma 7,9 dari nilai normal 10.

Penyebab bayi bisa terkena ADB ada beberapa faktor mom, diantaranya :
– bayi dengan berat lahir rendah  biasa disebut BBLR, yaitu berat badan lahir di bawah 2,5 kg)
– bayi lahir sebelum waktunya (premature)
– bayi dari ibu yang anemia
– bayi yg asupan zat besi nya rendah.
Kebetulan Syauqi punya faktor risiko yang disebut pertama alias BBLR.

Jadi, gimana donk biar anak-anak nggak menderita ADB ?
Yang pertama dan utama kita dan keluarga terutama anak-anak harus mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Makanlah dengan aneka variasi makanan sehingga dapat memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi. Kemudian perhatikan higiene dan sanitasi anak-anak. Karena infeksi kecacingan juga bisa menyebabkan terjadinya ADB lho mom.

Oke mom, lantas bahan makanan apa aja ya yang zat besinya tinggi?
Wah itu mah tersebar di sekitar kita mom, makanan yang kaya akan zat besi itu ada sayuran berhijau daun, buncis, brokoli, serealia, kacang2an dan beraneka ragam lauk hewani. Adapun lauk hewani merupakan sumber zat besi dari golongan heme yang lebih mudah diabsorbsi atau diserap dalam tubuh. Ketika mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi usahakan diimbangi dengan buah2an yang mengandung banyak vitamin C ya mom

Karena vitamin C punya peran besar dalam penyerapan zat besi ke dalam tubuh. Selain itu hindari pula konsumsi zat yang mengganggu penyerapan zat besi ketika kita makan, contohnya : Teh, kopi, susu sapi dan kuning telur. Kalau anak kita sudah terlanjur kena ADB segera konsultasi untuk mendapatkan dosis terapi sesuai kebutuhan ya mom. Waktu paling ideal untuk memberikan suplementasi zat besi adalah pagi hari ketika perut masih kosong. Karena penyerapan zat besi optimal dalam kondisi asam. Perhatikan juga cara pengolahan makanan agar zat besi tidak rusak atau hilang. Seingat saya diantara akibat ADB juga berkurangnya kemampuan papila lidah untuk mengecap rasa sehingga mempengaruhi nafsu makan anak. Itu yang paling dekat korelasinya kenapa ADB bisa menyebabkan GTM kronis 🙂

P: Anak adb dulu menyebabkan gtm.apa anak gtm jadi menyebabkan gtm???
J: bisa dua duanya. GTM trus drop jadi ADB. Atau ADB dulu jadi GTM. Kebanyakan bayi asiX bisa jd GTMnya karena ADB duluan

P: Nanya lagi ah,mba mitha kalo udah positif adb trus penangananya apa???kan gtm pula???🙏
J: jawabannya ada di tulisan soal ADB mbak 🙂
Disitu saya share terapinya syauqi sampai keluar dari lubang jerat ADB. Setelah Hb normal selera makannya juga membaik.

P: Bagaimana jika anak hanya makan menu yang itu-itu saja. Apakah gizinya akan buruk?
J: Kalau soal menu yang monoton biasanya memang ada fase fase anak cuma mau itu aja. Saya juga lagi ngalamin nih. Di satu sisi saya seneng karena emang jarang masak yg macem2 😁 Di sisi yg lain saya puyeng juga karena ortunya ikutan bosen 😁 Antisipasinya saya bikin siklus dan bikin menu cadangan biar ortunya gak bosen dan siapa tahu menarik minatnya 😁

P: Apa sih yang dimaksud dengan GTM? Apakah GTM yang dibahas ini anak masih mau makan walau sedikit, anak tidak mau makan besar tapi mau ngemil, atau anak tidak mau makan sama sekali?
J: Kalau saya pribadi GTM itu fase ketika anak saya menolak semua makanan yang ditawarkan. Dan itu pernah terjadi. Ngemil pun ogah.. ngemil aja ogah apalagi makanan utama… bener2 maunya cuma nenen aja. Selain menilai lewat BB per umur bisa dicek juga BB per TB dan TB per umur itu semua bagian dari indikator tumbuh kembang dan penentuan status gizi. Soalnya orang indonesia kalau belum nasi belum makan ya mbak 😁 Kadang saya juga suka pake cara kasih cemilan berat kalau anaknya ogah lihat wujud nasi dan lauk pauk 😄

P: Adakah pengaruh nya gak.dgn di cekok sama mbo jqmu biar doyan makan???(saran ibu ku)
J: Bisa jadi ada pengaruhnya mbak. Ada anak2 yg mendapat pengaruh positif krn minum temulawak misalnya trus nafsu makan bertambah. Tapi kalau pengalaman saya pribadi malah dpt pengaruh negatif dari proses mencekoknya 😁 Bukan jadi nafsu malah makin ogah. Kalaupun mau dikasih penambah nafsu makan jangan dengan cara yg horor ya 😁
P: Lalu anak GTM harus kah kita paksa sampai mencengak mulut nya biar mau makan bahkan sampe menagis. Tapi wlw sampe menagis si anak masih mao nguyah dan tidak di lepeh (kasus ponakan ku) tapi mesti di pakasa dlu baru mao makan.it pun lama sekali. Apakah nnti tidak jdi masalah dgn kejadian seperti it terhadap si anak?
J: itu ada di akhir paragraf materi tadi pagi mbak. Belajar makan lewat MPASI bukan sekedar mau mangap dan telan makan. Ada tujuan yang jauh lebih besar dari itu. MPASI adalah masa dimana anak belajar:
1. Memenuhi kebutuhan primernya
2. Disiplin dan mengikuti aturan
Jadi sesuai dengan usianya yang masih sangat muda belia tentunya proses belajarnya juga mesti fun ya jangan dengan menanamkan hal2 yg mengerikan yg akhirnya membuat anak trauma. Kalau kata suami saya ketika saya curhat n ngomel2 krn anak gtm: ya udah sih ntar juga dia laper. Kalau laper kan dia akhirnya minta makan 😄😄😄😄.

Btw saya pernah dpt curhatan dari seseorang yg ngeluh krn anaknya emoh sama makanan yg dia berikan kecuali nasi diplenet kasih apa ya waktu itu. Seingat saya bukan di grup ini sih.
Kemudian saya telusuri food historynya…
Ternyata oh ternyata
1. Ibunya ga pernah ngicipin makanan yg dibikin utk anaknya 😭
2. Selama bulan pertama MPASI anaknya tidak diperkenalkan dgn berbagai rasa makanan tapi hanya bubur beras dan hati ayam.Dan itu curhat ketika anak usia 8 bulan
3. MPASInya nggak dikasih bumbu alami. Karena yg dia tahu pokoknya no gulgar.
Bisa kebayang kan buibu… kita aja dikasih nasi diplenet2 sama hati ayam ga dikasih bumbu bisa hoek 😓

5. Assalamu’alaikum.. salam kenal bunda mitha, anak saya, ayyasha 18 bulan, sedang mengalami susah makan. Di usianya 18 bulan beratnya sekitar 9-10kg, masih lincah n perkembangan lainnya masih on track. Saat susah makan ketika ada yang makan mie instan maka dia mau makan. Apakah di 1000 hari pertama benar2 tidak boleh diberikan mie instan? Efeknya apa ya bunda kalo anak diberi mie instan?
Terimakasih bunda.
(Dian, rawamangun, bunda Ayyasha(18bln), RMA3)
Jawab: Mbak dian di rawamangun, sesekali mie instan boleh diberikan ke anak utk variasi rasa. Tapi tidak setiap jadwal makan bahkan setiap hari 🙂 Kalau si kecil lagi doyan mie bisa dicoba bundanya berkreasi bikin mie dengan bumbu buatan sendiri dicampur sayur2an.. anak saya jg kalau lagi males makan sering saya buatin mie telur campur bawang putih di tumis aja trs tambah2in bahan seadanya di kulkas 😁 Efek jangka pendeknya yg pernah saya perhatikan krn terlalu sering makan mie instan dgn bumbu pabrikan adalah melemahnya imunitas. (Pekan kemarin saya sakit soalnya.karena suami ga setiap hari di rumah 2 hari syauqi saya buatin mie instan walaupun ada makanan kiriman tetangga tapi dia ga minat) efeknya imunitas drop.

6. Assalamualaikum bunda, makanan apa saja atau apa yg harus dilakukan agar anak saya tumbuh tinggi, karena ibunya pendek. Gen juga berpengaruh kan ya. 😅 Terimakasih
Wassalamualaikum wr.wb
(BueBimbim_Magelang_8bulan_RMA3)
Jawab: Bue bimbim di magelang, apa kabar mbak? Saya juga pernah tinggal di magelang lho 😁 Makanan bergizi seimbang mendukung optimalisasi tumbuh dan kembang anak.  Iya mbak gen punya peranan penting terhadap ukuran tubuh seseorang. Sama2. 🙂

7. Selama ini anak saya kalo makan saya suapin soalnya kl dibiarkan makan sendiri cuma diacak2 & juga dia ga pernah bisa duduk anteng dlm waktu lama jd ujung2nya yg dimakan cuma sedikiiit. Apa ga apa2 kl dibiarkan spt itu terus? takutnya dia kurang asupan gizi. Tks
(Cici,Malang,1th8bln,RMA3)
Jawab: Mbak cici di malang, bagus sekali sdh mengizinkan balita hebatnya makan sendiri 🙂
InsyaaAllah balitanya akan tumbuh sebagai anak yang mandiri nanti 🙂 Beri apresiasi positif ketika anak mau makan sendiri nanti kalau dia sudah bosan coba tawarkan utk kasih bantuan kalau dia masih mau makan bantu habiskan makanannya lewat suapan bunda. Kalau anak saya sudah mulai malas makan biasanya saya tawarkan minum dulu baru saya tawarkan lanjutin makan. Anak saya juga sering maunya makan sendiri koq… dari yg tadinya lbh banyak dimakan lantai seiring bertambahnya usia alhamdulillah makin jago makan sendiri walaupun finishing touchnya tetap dibantu bunda. Cium sayang buat balita hebatnya ya

8. Mba Mytha.. makanan bergizi yg baik tuk anak usia 2-4thn apa aja y mom….?
Adakah jadwal menu makanan bergizi tuk per minggu dan perbulan nya, jika ada saya mau Mom?
(Syafridha, 3thn 5bln dan 2thn 4bln, Tangerang, RMA 2)
Jawab : Mbak syafridha di tangerang, makanan bergizi untuk balita sama dengan makanan bergizi untuk seluruh anggota keluarganya mbak 🙂 Utk jadwal per minggu dan per bulan saya yakin ibu2 semua sudah punya polanya sendiri2 sesuai kebiasaan dan ketersediaan di daerahnya masing2 🙂 Soalnya saya sendiri waktu tinggal di tangsel dan sekarang di papua juga beda pola pembuatan jadwal dan siklus menu nya.Terkendala sumber daya bahan dan kemampuan masak saya 😁

9. Assalam Mba Mita… terimakasih banyak materinya… jd makin tahu banyak hal termasuk efek dr kekurangan gizi d SPHK. Mengerikan ya Mba.. nah yg mau sy tanyain adalah, di poin ke 3 dr efek itu badan pendek dan ini bs trans generasi. Nah maksudnya bagaimana ya Mba? Apakah itu artinya, misalnya kami (orangtua anak saya) waktu kecil agak kekurangan gizi dan sekarang memang kami pendek2. Hehehe. apa itu berpotensi pd anak saya akan mengalami pendek meskipun asupan nutrisi untuk anak sy jauh lebih baik dibandingkan kami. Terimakasih banyak Mba Mita penjelasannya.
(Anis_2y7m_depok_RMA2)

10. Mba Mytha yang baik, Qt kan niatnya pengen benar2 perbaikan gizi selama SHPK, tp ad yg malah jdi obesitas, it bagaimana menyikapinya bund? Krn terjadi sma anak tetangga, bru 1 tahunan udh obesitas ktanya. Dan ketercukupan gizinya it brrti hrus sllu 4 sehat 5 sempurna tu y bund? Utk tinggi badan dn bentuk tubuh ktanya kan jga krn Gen. Nah, seberapa besar pengaruh Gizi slama SHPK ni dbandingkan lgi dg pengaruh Gen/ keturunan? Apkah mmang bsa anak msalnya jdi tinggi klw kedua org tuanya kurang tinggi😁.
Ada jga yg gtu sih tp ktanya kan krn yg turun it gen intermediet, jd bkn krn gizinya..
(Reviana/Aufa 1m/ Medan/ RMA 2)

Jawab no 9 dan 10: Mbak revi di medan, dan mba Anis di Depok, saya jawab barengan ya karena inti pertanyaannya mirip.  Saat ini 4 sehat 5 sempurna bukan patokan utk makanan dengan gizi seimbang. Masalah balita mengalami obesitas itu jg perlu penelusuran lbh dalam. Terutama food historynya. Gen dan gizi sama2 memberi dukungan terhadap terlaksananya SHPK. Karena status gizi tidak harus selalu menggunakan patokan BB per umur ada BB per TB dan TB per umur. Dengan kondisi gen resesif atau dominan jika status gizinya baik maka kondisi anak akan tetap sehat dan mendukung tumbuh kembangnya dalam semua aspek

11. Assalamualaikum.. salam kenal mba paramitha.. aq mau tanya.. anakku tristan usia 1y2m terakhir ini setiap disuapin mulutnya dikunci dan makanan yg sdh masuk suka dimuntahin lagi. Memang kalau dilihat dr fisik anakqu gemuk banget, gemuk krn ASI dulu anak pertamaku jg masalahnya sama seperti sekarang. Gimana caranya biar anakku mau makan lahap lg? Bagaimana cara mengukur terjadinya efek dr SHPK? Terimakasih..
(Aprida_sulthan(4y)tristan(14m)_balikpapan, RMA2)
Jawab : Mbak aprida di balikpapan, hmm… apakah tristan sedang tumbuh gigi? Atau sedang berselera dengan menu yang berbeda? Coba ditelusuri dulu mbak peristiwa2 yg mengalami episode kunci mulutnya 🙂 utk mengetahui efek SHPK baru bisa diketahui bertahun2 lagi mbak.. ibaratnya nanam pohon, usia di bwh 2 tahun itu msh mengokohkan akar. Ga nampak wujudnya. Tapi ketika saatnya muncul ke permukaan, beberapa masa kemudian, terlihat efek yg sudah kita tanam. Oiya kadang syauqi juga suka no no no no kalau maem, triknya, saya tawarin minum dulu… habis itu saya tawarin makan lagi… seringnya sih berhasil 😁

12. Kenapa anak indonesia sering sekali kena adb? Apa yang salah dari eating behaviour pemberian mpasi?
Kedua, klo anak alergi susu sapi sjauh apa blh dikasih susu kedelai dan apa efeknya. Tks mba
(Sita elanda-shafiyya 4.5m, RMA2)
Jawab: Mbak sita elanda, wah ini ceritanya lumayan panjang mbak tapi salah 1 diantara penyebabnya bisa krn faktor yg mbak sita sebutkan. Pemilihan menu misalnya. Tapi sekarang kayaknya banyak yg sudah menerapkan protein hewani sejak awal MPASI kan ya? InsyaaAllah bisa jadi awalan yg baik utk mengurangi ADB pada anak2 indonesia. Sebenarnya susu bukan makanan yg harus dikonsumsi anak2 yg sudah MPASI atau sudah tidak ASI lagi. Makanan dengan gizi seimbang jauh lebih penting dan bermanfaat daripada susu. Tapi jika ortu dan anak suka susu dan menjadikan susu sebagai selingan/snack monggo saja. Susu hewan dan sari kedelai aslinya berbeda banget ya mbak. Kalau yg dari pabrikan pastinya juga beda lagi sama aslinya. Sari soya pabrikan tentu difortifikasi dengan berbagai zat gizi seperti halnya susu sapi yg dibuat bubuk pasti difortifikasi juga. Kenapa saya enggan menyebut susu soya? Karena tumbuhan memang tidak menghasilkan susu. Susu adalah cairan yg dikeluarkan lewat kelenjar susu oleh hewan dan manusia yg memiliki jaringan dan kelenjar susu 🙂 Kalau tumbuhan menghasilkan sari krn nggak punya kelenjar susu.

13. Mba mitha, mengenai kebiasaan makan. Misalnya kita membiasakan baby-led weaning, anak makan sndiri. Namun orang di rumah tetap minta anak disuapi, agar asupan makanan lbh banyak yang masuk dan status gizi baik. itu gmn ya? Khawatir jd habit klo terus disuapi. Sy biasanya menyiasatinya, membiarkan anak makan sndiri dulu smpai dia mulai memainkan makanan lalu distop. Cuci tangan lalu disuapi sisa makanannya. Terimakasih sebelumnya.
(Muti, Jakarta, RMA2)
Jawab : Mbak muti, bagus sekali sdh mengizinkan balita hebatnya makan sendiri 🙂 InsyaaAllah balitanya akan tumbuh sebagai anak yang mandiri nanti 🙂 Beri apresiasi positif ketika anak mau makan sendiri nanti kalau dia sudah bosan coba tawarkan utk kasih bantuan kalau dia masih mau makan bantu habiskan makanannya lewat suapan bunda. Kalau anak saya sudah mulai malas makan biasanya saya tawarkan minum dulu baru saya tawarkan lanjutin makan. Anak saya juga sering maunya makan sendiri koq… dari yg tadinya lbh banyak dimakan lantai seiring bertambahnya usia alhamdulillah makin jago makan sendiri walaupun finishing touchnya tetap dibantu bunda. Cium sayang buat balita hebatnya ya

14. Mba mith, aku konsul disini aja ya 😁. anakku sempet adb pas umur 9 bln, hb terendah 9,6 tp stlh 2 bulan alhamdulillah udah normal lg. memang mulai umur 9 itu makannya rada2 susah, dibuatin macem2 tp tertolak, cuma doyan buah dan puding. itu jg jumlahnya ga byk. nah skrg udah 11 bln dan bbnya stabil dr 9 bln (pb dan lk normal). dan skrg dia cuma mw makan sendiri, disuap sendok ga mw, kadang mw disuap tangan. dg makan sendiri, jd terserah mwnya dia dan alhasil slalu ga habis dan jadi mainan. nah krn bb stabil, akhirnya ditambah vitamin anak menurut saran dsa. pertanyaannya :
a. kira2 sampe kondisinya gmn boleh distop vitaminnya?
b. gmn caranya bwt nambah bb anak 11 bln ya?masih kuat asinya. apa perlu ditambah susu uht?
c. anakku ini lbh suka makan makanan yg ada tepungnya, roti, kue bolu, jajan pasar. itu gpp ga? soalnya makan beratnya susah, jd dikasih aja cemilan yg dia suka 😁
(dydy, fawwaz 11bln, Bandung, RMA 2)
Jawab:
Eih jeng dydy atuh borong pertanyaan..kata bu mimin cuma blh 1 pertanyaan lho… Jawaban dr prolognya sama kayak jawaban utk mbak muti ya..
a. Yg lebih berhak menjawab dsa yg memeriksa fawwaz krn beliau yg lihat langsung dan tahu kondisi pasiennya 🙂
b. Jawaban pertanyaan ini sama dengan jawaban utk mbak sita
c. Hihihi dydy endonesiah pisan yak.. blm makan kalau blm nasi. InsyaaAllah fawwaz lagi latihan jadi mahasiswa di eropa tuh. Gandum, beras, mie, kentang, ubi bukannya satu keluarga di sumber makanan pokok? Hayoooo buka lagi buku2 kuliahnya terutama pas kuliah gizi 😝

15. Mbk mitha saya mau tnya. di TV, iklan2 susu ibu hamil sangat bnyk. apakah ibu hamil harus minum susu ibu hamil utk nutrisi pd janinnya? apakah ada perbedaan komposisi antara susu ibu hamil dg susu segar atau susu uht? selama kehamilan kmrn saya hanya mengkonsumsi susu segar & uht (itupub tdk setiap hari), karna ktika saya knsumsi susu ibu hamil saya malah diare.
(poppy_2th9bln_sidoarjo_RMA 2)
Jawab: Mbak poppy sayang,perbedaan komposisi susu bumil dan susu non bumil bisa dilihat di labelnya. Beda? Iya. Pasti. Pabrik susu berusaha memfortifikasi Fe dan folat lbh banyak di susu bumil, biasanya. Lalu apakah bumil wajib minum susu? Selama nutrisinya bisa dipenuhi dengan gizi seimbang susu tdk menjadi wajib bagi balita yg sudah tidak minum ASI lagi hingga usia lanjut sekalipun 🙂 Kalau minum susu bumil bikin diare distop aja mbak. Mudah2an kehamilannya sehat terus hingga saatnya berjumpa buah hati nanti 🙂

Follow us:
IG : @rumahmainanak
FP FB: Rumah Main Anak
Blog: http://www.rumahmainanak.blogspot.com

Iklan
Categories: dapat dari luar, Parenting | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: